Tampilkan postingan dengan label Traveling. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Traveling. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 06 September 2014

Jembatan Penghubung Dua Puncak Gunung, Pertama di Dunia

http://www.onlinelagi.com/

Jembatan gantung pertama di dunia yang dibangun antara dua puncak gunung akan dibuka di Pegunungan Alpen Swiss. Berada di atas ketinggian 2956 meter, jembatan ini dibangun antara puncak kembar Glacier 3000 dan Scex Rouge di kanton Vaud.

Rencananya, jembatan ini juga akan dibuatkan lantai kaca, sehingga pengunjung bisa menikmati lansekap jurang antara pegunungan dan panorama Mont Blanc dan Eiger dari kejauhan. Untuk merampungkan proyek ambisius ini, pekerja konstruksi harus berjuang mati-matian karena proyek tersebut dijadwalkan dibuka pada bulan November mendatang.

Sebagaimana dilansir The Telegraph (4/9), jembatan gantung ini dapat menampung 300 pengunjung dalam satu waktu, meskipun nantinya jumlah tersebut akan dibatasi sampai 150 orang untuk mencegah penumpukan. Pengelola jembatan mengatakan bahwa jembatan ini akan dibuka sepanjang tahun, meskipun pada waktu tertentu - saat cuaca tidak memungkinkan, jembatan ini akan ditutup untuk pengunjung. Biaya pembangunan jembatan diperkirakan mencapai 1,8 juta franc Swiss (Rp 22,7 miliar).

Gstaad 3000 selaku pembangun jembatan, sebelumnya juga telah mengoperasikan beberapa atraksi di lokasi tersebut, termasuk kereta luncur anjing, losmen gletser, toboggan (kereta luncur biasa), dan jalur ski. Perusahaan ini berharap bahwa jembatan baru mereka akan menaikkan jumlah pengunjung di kawasan itu hingga dua kali lipat setiap musim panas - yang saat ini sekitar 50.000 pengunjung.

Taman labirin menakjubkan terumit di dunia

http://www.onlinelagi.com/

Hati-hati tersesat saat berjalan di lorong-lorong semak hijau yang ada di sini. Salah-salah Anda bisa tersesat. Sebab taman ini adalah labirin teka-teki paling rumit yang pernah ada di dunia. Labirin yang ada di tempat ini memegang rekor sebagai labirin paling panjang di seluruh dunia. Dengan labirin acak berliku-liku sejauh 2,72 kilometer yang menghampar di lahan seluas lebih dari 1,5 hektar, siapa saja bisa terjebak di dalam sana.

Longleat Hedge Maze terletak di taman sebuah rumah megah di Inggris, yaitu Longleat. Dilaporkan Amusing Planet, rumah itu letaknya berdekatan dengan desa Horningsham dan kota Warminster di Inggris. Labirin menakjubkan itu dirancang dan dibuat pada tahun 1975, terdiri dari 16.000 pohon yews (sejenis cemara) Inggris.

Labirin tanaman setinggi 8 kaki ini bisa membuat siapa saja kebingungan dengan dinding hijau tinggi yang mengular di seluruh kebun. Ada banyak jalan buntu yang bisa menyesatkan pengunjung. Jika berjalan di dalam labirin itu, satu-satunya cara agar tidak tersesat adalah naik ke satu dari enam jembatan kayu yang tersebar di taman untuk mengamati jalur labirin dari atas. Tetapi belakangan ini banyak pengunjung yang mencurangi labirin dengan menggunakan GPS di smartphone mereka.

http://www.onlinelagi.com/

Biasanya pengunjung butuh waktu setidaknya satu jam untuk keluar dari labirin ini. Jika sudah berhasil mengatasi jebakan-jebakan di labirin ini, pengunjung bisa bersantai di menara observasi yang sengaja dibangun sebagai pusat labirin sekaligus menikmati keindahan taman yang serupa lukisan sureal.

Pengelolaan taman labirin yang megah ini tidak mudah. Butuh enam tukang kebun yang bertugas merawat dan memangkas pagar-pagar tanaman di sana. Tak jarang tukang kebun yang masih baru tersesat di dalam labirin saat diminta untuk memangkas tanaman.

http://www.onlinelagi.com/

Tak hanya labirin saja yang ada di areal rumah megah itu. Di sana ada pula taman safari yang dengan koleksi lebih dari 500 hewan eksotis. Tetapi tentu saja, Longleat Hedge Maze yang menjadi primadona wisata di area itu.

Sabtu, 23 Agustus 2014

Keunikan kota Solitaire di Namibia

http://www.onlinelagi.com/

Istilah Solitaire mungkin lebih akrab sebagai permainan di PC atau gadget. Namun istilah ini juga menggambarkan nama dari sebuah pemukiman kecil di Khomas, pusat Namibia.

Kota Solitaire terletak di persimpangan jalan C14 (menghubungkan Walvis Bay dan Bethanie), dan C24 (menghubungkan Rehoboth dan Sossusvlei). Keduanya merupakan rute wisata utama yang melalui Taman Nasional Namib-Naukluft.

Kota ini jauh dari desa lainnya, sehingga dia menjadi satu-satunya tempat untuk membeli bahan bakar yang berada tepat antara bukit-bukit pasir di Sossusvlei dan pantai di Walvis Bay yang berjarak 340 km. Oleh karena itu, Solitaire sering menjadi tempat perhentian bagi wisatawan.

http://www.onlinelagi.com/

Selain pompa bensin, kota ini juga memiliki bengkel dengan stok ban yang terbatas, kantor pos, toko roti, dan dealer umum. Ada sebuah kamp dan sebuah motel di dekatnya yang bisa dipakai untuk menginap. Kawasan itu dibeli oleh seorang transmigran bernama Willem Christoffel van Coller pada 1948 dengan total area mencapai 33.000 hektar lahan dari Administrasi South West (pemerintah Namibia pada saat itu) untuk berternak domba Karakul.

http://www.onlinelagi.com/

Karena harus berjauhan dengan istri tercinta, Willem kemudian menamakan tempat itu Solitaire. Solitaire diartikan sebagai permainan kartu yang dilakukan seorang diri, yang juga merujuk pada sikap sabar yang ditunjukkan oleh Willem selama berjauhan dengan istrinya.

http://www.onlinelagi.com/

Willem kemudian membangun 2 kamar kecil di pondok dekat dengan persimpangan jalan - bersama dengan peternakan. Tahun berikutnya, dia menambahkan sebuah toko kecil dan pompa bensin di area tersebut. Toko ini juga bertindak sebagai kantor pos daerah di mana kantong-kantong pas mingguan dikirim. Akhirnya, pada tahun 1851, sebuah kapel kecil juga dibangun di Solitaire.

Kota ini sangat sibuk selama musim liburan, karena ada banyak pelancong yang datang ke tempat ini.

10 Kota paling layak huni di dunia tahun 2014

http://www.onlinelagi.com/

The Economic Intelligence Unit (EIU) telah merilis hasil survei tahunan mereka tentang kota paling layak huni di dunia.

Hasil survei tersebut tidak banyak berubah sejak tahun 2011 lalu. Dan dari 140 kota yang disurvei, hanya ada 20 kota yang mengalami perubahan skor pada tahun lalu.

Hal tersebut dikarenakan selama lima tahun terakhir, ada banyak kasus kerusuhan yang terjadi di beberapa negara di dunia. Kasus itu masih diperparah dengan adanya krisis ekonomi global yang telah mempengaruhi segala aspek perekonomian dunia.

Berikut adalah 10 kota paling layak huni di dunia menurut The Economic Intelligence Unit (EIU), seperti dilansir di CNN.

1. Melbourne

2. Wina, Austria

3. Vancouver, British Columbia

4. Toronto

5. Adelaide, Australia

6. Calgary, Alberta

7. Sydney

8. Helsinki, Finlandia

9. Perth, Australia

10. Auckland, Selandia Baru

Gunung yang Lahir di Kebun Jagung

Jarang vulkanologi bisa menyaksikan kelahiran, pertumbuhan, dan kematian gunung berapi. Paricutín memberikan kesempatan seperti itu. Paricutín adalah gunung berapi kerucut sinder yang terletak di negara bagian Michoacan, di Meksiko, dekat dengan sebuah desa dengan nama yang sama, yang kini tertutup lava. gunung berapi ini meletus pada tanggal 20 Februari 1943, dan terus meletus hingga 1952, di mana ia menghancurkan desa Paricutín dan San Juan Parangaricutiro, mengubur kedua desa tersebut dibawah abu dan lava. Puncak menara gereja San Juan Parangaricutiro ini adalah yang tersisa dari desa, menyembul keluar dari batuan dari lava yang telah mendingin dan memadat. Tidak seperti kebanyakan gunung berapi lain, kelahiran gunung Paricutín belum lama tejadi. Hal ini membuat gunung berapi ini unik karena merupakan salah satu dari sedikit gunung berapi yang kelahirannya disaksikan oleh manusia. Gunung berapi ini terletak sekitar 200 km sebelah barat dari Mexico City, di bidang vulkanik Michoacan-Guanajuato, yang berisi sekitar 1.400 ventilasi vulkanik. Paricutín adalah gunung berapi termuda yang terbentuk di belahan bumi utara.


Kelahiran gunung berapi: foto yang diambil diambil pada hari ke 2 letusan/kelahiran gunung Paricutin.

Selama berminggu-minggu sebelum letusan, penduduk desa ini telah mengalami tremor dan gemuruh yang mendalam dari bumi. Pada 20 Februari 1943 seorang petani, Dionisio Pulido, dan istrinya Paula membakar semak-semak di ladang jagung mereka ketika mereka mengamati bumi di depan mereka membengkak ke atas dan retak membentuk celah sekitar 2 meter. Mereka mendengar suara mendesis dan melihat asap mengepul dari celah tersebut, yang kemudian mereka gambarkan memiliki bau telur busuk yang menjijikkan. Dionisio Pulido tidak yakin apa itu, tapi itu membuatnya cukup takut untuk melarikan diri dari TKP. Luar biasa, apa yang petani tersebut saksikan sebenarya adalah kelahiran sebuah gunung berapi baru.
Keesokan harinya, Dionisio, bersama dengan beberapa orang lain dari desa, keluar saat fajar untuk memeriksa situs. Apa yang mereka lihat membuat mereka kagum sekaligus takut. batu-batuan dan asap terlempar ke langit sementara kerucut tumbuh di depan mata mereka. Setelah sedikitnya lebih dari satu hari, kerucutnya sudah tinggi 50 meter, dan dalam waktu seminggu telah mencapai 100 meter, dan lava mulai mengalir keluar ke tanah sekitarnya.


Kelahiran gunung berapi Paricutin pada pukul 17:30 waktu setempat tanggal 20 Februari 1943 di Desa Paricutín, Michoacan. Foto diambil oleh Chavez Ruiz pada tanggal 28 Februari 1943

Letusan menjadi lebih kuat pada bulan Maret, menghasilkan kolom asap setinggi beberapa kilometer. Aktivitas paling intens dari Paricutin terjadi selama tahun pertama yang memuntahkan lebih dari 90 persen dari jumlah total material yang dimuntahkan oleh gunung berapi tersebut. Asap tebal, abu, asap belerang dan lava membuatnya tidak aman bagi orang-orang di desa-desa Paricutín dan San Juan Parangaricutiro untuk tetap tinggal, dan mereka harus diungsikan. Pada bulan Agustus tahun 1944, sebagian besar desa Paricutín dan Parangaricutiro tertutup lava dan abu. Hanya menara gereja San Juan Parangaricutiro yang terlihat di atas lapangan lava. Karena evakuasi tepat waktu, tidak ada yang tewas oleh lava atau abu. Namun, tiga orang tewas tersambar petir yang terkait dengan letusan.
Untuk sembilan tahun ke depan gunung berapi Paricutin terus meletus, meskipun ini didominasi oleh letusan relatif tenang dari lava yang meghanguskan 25 kilometer persegi tanah disekitarnya. Pada tahun 1952, letusan berakhir dan Paricutín pun tenang, setelah mencapai ketinggian akhir 424 meter (1.391 kaki) di atas ladang jagung, tempat di mana ia lahir. Paricutín diyakini adalah gunung berapi monogenetik, yang berarti bahwa gunung ini tidak akan meletus lagi. Hal ini diklasifikasikan sebagai gunung berapi mati (extinct volcano). Kerucut sinder dan gereja yang setengah terkubur disana, populer di kalangan wisatawan saat ini.
Kelahiran gunung berapi Paricutin telah menarik perhatian luar biasa, baik dari kalangan ilmuwan, maupun rakyat pada umumnya. Pesawat Pan American yang melayani rute Los Angeles-Mexico City dilaporkan dialihkan dari rute biasa mereka agar mampu menunjukkan gunung berapi baru tersebut kepada para penumpangnya. Bahkan peristiwa kelahiran Paricutin menarik perhatian layar perak. Rekaman gunung berapi selama fase aktif dimasukkan dalam film “Captain from Castile” yang dirilis pada tahun 1947.


Kerucut sinder segera setelah lahir pada tahun 1943 di sebuah ladang jagung Meksiko.


(Kiri) Pemandangan dari Uruapan. (Kanan) Pemandangan dari Parangaricutiro


Pemandangan dari Parangaricutiro, beberapa bulan kemudian.


Parangaricutiro: Di tengah foto, sekitar gereja dan memblokir jalan, adalah dinding hitam dari lava yang mengalir ke arah gereja.


Foto yang diambil tahun 1943 yang menunjukkan pemandangan spektakuler letusan Paricutín di malam hari.


Gereja Parangaricutiro


Paricutin dari satelit

Kamis, 21 Agustus 2014

5 Batu Paling Populer di Dunia

http://www.onlinelagi.com/

Pernah mendengar tentang Blarney Stone di Irlandia yang dengan menciumnya dipercaya bisa memberikan keahlian dalam berkata-kata kepada siapa saja? Atau batu Hajar Aswad yang menjadi bagian penting dalam tempat suci paling utama bagi seluruh pemeluk agama Islam di dunia?

Batu-batu tersebut merupakan satu dari beberapa batu tersohor dalam sejarah. Berikut ini kami tampilkan lima di antara sekian banyak batuan tunggal atau monolit yang paling tersohor di dunia.

http://www.onlinelagi.com/


1. Batu Emas, Myanmar

Pagoda ini adalah salah satu tempat ibadah dengan arsitektur paling unik yang ada di Myanmar. Pagoda Kyaiktiyo yang kadang lebih dikenal dengan nama Pagoda Batu Emas menurut Wikipedia adalah tempat suci paling penting untuk umat beragama Buddha di Myanmar setelah Pagoda Shwedagon dan Pagoda Mahamuni.

Letak pagoda ini ada di Negara Bagian Mon, tepatnya di bagian utara pantai Tenasserim. Pagoda berukuran mungil itu berdiri di atas sebongkah batu berwarna emas yang letaknya tepat di ujung tebing bukit Kyaiktiyo setinggi 1100 meter di atas permukaan laut. Dengan batu granit berwarna emas mencolok yang tampak seolah nyaris jatuh dari tebing membuat keberadaan kuil ini tampak menonjol bahkan dari kejauhan.

Batu berlapis cat emas yang sangat sering dikunjungi peziarah ini menurut legenda bisa berdiri tegak di tepi tebing karena disangga sehelai rambut Buddha Gautama. Konon sang Buddha memberikan sehelai rambutnya kepada seorang biarawan bernama Taik Tha. Taik Tha kemudian memberikan helai rambut itu kepada raja, dengan harapan sang raja akan mengabadikan rambut itu dalam sebuah batu berbentuk seperti kepala pertapa itu.

Sang raja yang menurut kepercayaan memiliki kesaktian dan mewarisi keahlian alkimia dari ibunya yang seorang titisan naga betina lantas mengabulkan permintaan Thaik Tha. Setelah menemukan batu yang sesuai di dasar laut didirikanlah pagoda tersebut di atas puncak bukit Kyaiktiyo, lengkap dengan pagoda kecil yang memuat rambut sang Buddha tadi.

http://www.onlinelagi.com/

2. Blarney Stone, Irlandia

Blarney Stone adalah sekeping batu yang dipercaya bertuah, mampu memberikan berkat tertentu bagi siapapun yang menciumnya. Batu ini terletak di Kastil Blarney, sebuah kastil benteng dari abad pertengahan yang berada di Blarney, dekat daerah Cork, Irlandia. Benteng tersebut merupakan peninggalan dari salah seorang bangsawan terkenal Irlandia, yaitu Cormac MacCarthy.

Di salah satu bagian kastil, tepatnya di dinding bagian luar menara Kastil Blarney itulah terletak batu legendaris Eloquence yang dikenal bertuah dan di kemudian hari lebih dikenal dengan nama Blarney Stone. Legenda yang dipercaya siapapun yang mencium Blarney Stone akan dianugerahi keahlian dalam berbicara dan berdiplomasi.

Blarney Stone yang dalam bahasa Irlandia disebut Cloch na Blarnan sebenarnya hanya sekeping batu kapur dengan campuran karbon yang? dipasang ke salah satu bagian dari benteng Blarney. Legenda setempat yang ditulis situs resmi Blarney Castle menyebutkan kalau batu ini adalah hadiah dewi Cliodhna pada Cormac McCarthy Laidir, sang pendiri kastil. Kala itu McCarthy sedang terlibat dalam perkara. Ratu Elizabeth I konon memerintahkan Cormac McCarthy dicabut haknya sebagai tuan tanah di wilayah Blarney.

Tak yakin dengan kemampuannya membujuk sang ratu agar membatalkan perintah itu, Cormac pun memohon petunjuk kepada sang dewi. Cliodhna kemudian mengatakan kepada MacCarthy untuk mencium batu pertama yang ia temui dalam perjalanan ke pengadilan nanti. Ketika Cormac melakukannya, konon mendadak ia jadi pintar berdiplomasi dan akhirnya berhasil membujuk sang ratu untuk membatalkan pencabutan haknya sebagai tuan tanah.

Kemudian Cormac pun membawa pulang batu tersebut dan memasangnya di salah satu dinding kastil. Sejak itu kemasyhuran batu yang ia namai Eloquence atau 'kefasihan' itu pun menyebar di antara masyarakat. Sekarang benteng itu menjadi salah satu tujuan wisata populer di Irlandia. Sejak berabad-abad yang lalu, jutaan orang telah berbondong-bondong ke Blarney. Tentu saja sebagian besar dari mereka mendatangi tempat itu untuk mencium Blarney Stone. Berkeliling menikmati keindahan arsitektur dan panorama sekitar Blarney Castle hanya merupakan tujuan sampingan.

Konon tak hanya orang biasa saja, negarawan dunia, sastrawan dan beberapa 'legenda dalam dunia perfilman' pun mencium batu ini untuk mendapatkan keahlian mereka dalam berbicara di depan publik. Anda juga tertarik untuk mencobanya? Tetapi bukan hal yang mudah untuk dapat mencium Blarney Stone. Untuk melakukannya Anda harus naik ke puncak kastil, kemudian bersandar di belakang di tepi tembok pembatas tempat Blarney Stone berada dan mendongakkan kepala hingga bibir bisa menyentuh dinding.

http://www.onlinelagi.com/


3. Hajar Aswad

Umat Islam di seluruh dunia pasti sudah tak asing lagi dengan batu ini. Hajar Aswad merupakan sebuah batu berwrna kehitaman yang berada di Ka'bah. Batu tersebut ditaruh di sisi luar Ka'bah agar memudahkan jemaah yang ingin menciumnya, sebab konon mencium Hajar Aswad merupakan kebiasaan Nabi Muhammad SAW setiap thawaf.

Batu ini diyakini berasal dari surga dan sejarahnya berkaitan dengan tiga orang nabi, yaitu Nabi Ismail as, Nabi Ibrahim as, dan Nabi Muhammad SAW. Dahulu kala batu ini diyakini memiliki sinar yang sangat terang menyilaukan. Namun sinarnya semakin lama semakin meredup dan sekarang akhirnya berubah warna menjadi hitam.

http://www.onlinelagi.com/


4. Ayers Rock atau Uluru, Australia

Bukit batu berwarna kemerahan ini merupakan salah satu keajaiban alam yang paling menonjol di Australia. Ayers Rock atau Uluru yang seringkali dikatakan sebagai gunung batu monolit (meskipun sebenarnya bukan) memiliki kondisi geografi yang unik dan tak biasa. Selain itu merupakan situs penting bagi suku Anangu, orang-orang Aborigin dari daerah Australia Tengah. Formasi batuan pasir raksasa ini juga merupakan rumah bagi sejumlah mata air, lubang air, gua batu, dan lukisan-lukisan kuno bernilai sejarah. Karena itulah UNESCO mencantumkannya dalam Daftar Situs Warisan Dunia mereka.

Uluru sangat terkenal karena warna bukitnya yang dapat berubah-ubah. Saat fajar atau senja biasanya gunung ini akan menampilkan ilusi optik beruba batuan berwarna merah terang. Pemandangan ini merupakan atraksi favorit para wisatawan yang mengunjungi Uluru. Pada bulan Juni 2014 lalu warnanya bahkan sempat berubah menjadi violet.

http://www.onlinelagi.com/


5. Batu Rosetta

Batu Rosetta adalah sebuah lempengan artefak dari sebuah prasasti Mesir kuno yang bertuliskan dekrit para pemuka agama kerajaan Mesir kuno bagi Raja Ptolemeus V. Tulisan dalam artefak ini ditulis dalam tiga aksara, yaitu hieroglif Mesir kuno, naskah Mesir kuno, dan Yunani kuno. Batu itu sendiri ditemukan di benteng kota pelabuhan el-Rasyid atau Rosetta dalam sebuah ekspedisi Prancis.

http://www.onlinelagi.com/

Batu ini terkenal karena penemuannya telah menyumbangkan informasi penting bagi ilmu sejarah, terutama yang berhubungan dengan riwayat kebudayaan Mesir kuno. Berkat batu Rosetta itulah aksara hieroglif yang selama beberapa abad tidak berhasil diterjemahkan bisa dipelajari.

Itulah 5 batu tunggal paling mengagumkan dan tersohor yang ditemukan di berbagai belahan dunia.

Selasa, 19 Agustus 2014

Kuil Awashima-jinja Rumah Bagi Ribuan Boneka Tua

http://www.onlinelagi.com/

Orang Jepang memang dikenal sebagai masyarakat dengan budaya animisme yang masih sangat kental. Di negara ini Anda bisa menemukan berbagai kuil yang didedikasikan untuk segala macam objek. Tak hanya sosok dewa saja, tokoh terkenal, binatang, pohon, bahkan benda mati pun bisa dibuatkan kuil.

Di daerah Wakayama terdapat sebuah kuil cukup terkenal yang didedikasikan untuk boneka. Namanya Awashima-jinja. Sesungguhnya, menurut Atlas Obscura kuil ini merupakan tempat suci bagi para wanita dan anak-anak perempuan. Para wanita biasa memanjatkan doa dan memohon berakah di tempat ini.

Walaupun begitu Awashima-jinja juga sangat terkenal dengan ribuan boneka yang tergeletak nyaris di seluruh bagian kuil. Bermacam-macam boneka ada di sana. Mulai dari boneka anak perempuan berbaju kimono seperti yang sering kita saksikan dalam film-film horor Asia, boneka berbentuk sosok kucing keberuntungan ala Jepang, hingga topeng-topeng Noh kuno yang digantungkan di dinding atau diletakkan begitu saja di lantai. Boneka-boneka ini memenuhi balkon, altar, lantai, hingga halaman kuil.

http://www.onlinelagi.com/

Walauun terkesan menyeramkan bagi siapapun yang belum pernah melihatnya, boneka-boneka yang sebagian sudah usang dan lapuk itu tidak diletakkan di sana karena alasan-alasan mistis. Boneka-boneka tersebut memang sengaja dipersembahkan oleh para pengunjung yang berziarah ke kuil. Sebab Awashima-jinja adalah kuil yang terkenal dengan tradisi hina ningyo, sebutan untuk boneka yang diberikan kepada gadis-gadis muda setiap Hari Anak Perempuan pada tanggal 3 Maret. Kuil rutin mengadakan festival boneka yang disebut Bina Nagashi. Saat perayaan bina nagashi boneka-boneka hina ningyo akan ditempatkan di sebuah kapal kecil kemudian dilarung ke laut.


Saat ombak pasang, kapal kecil yang dilarung tadi akan berguncang dan menyebabkan boneka-boneka berjatuhan ke laut. Boneka-boneka yang jatuh ke laut tadi merupakan perwakilan dari pemiliknya. Dengan hilangnya boneka ditelan ombak laut, diyakini segala penyakit dan nasib buruk yang menimpa mantan pemilik mereka akan ikut terbawa bersama boneka.


Festival yang cukup populer di Jepang ini dimulai sejak tahun 1687. Dan saat festival berlangsung anggota keluarga akan berdoa untuk kesehatan dan kebahagiaan anak-anak perempuan di dalam keluarga.

Berabad-abad sejak perayaan Bina Nagashi yang pertama dilangsungkan di sana, koleksi boneka di Awashima-jinja kini sudah mencapai ribuan buah. Tak hanya boneka hina ningyo saja, para peziarah juga meninggalkan berbagai bentuk patung, ukiran, boneka tanuki, Daruma, katak, Yoshitsune, serta Shichi fukujin.

Minggu, 17 Agustus 2014

8 Danau Terunik di Indonesia

http://www.onlinelagi.com/

Inilah Bukti Kekayaan Indonesia. Delapan Buah Danau ini, seperti yang dikutip dari versesofuniverse.blogspot.com, sulit dicari tandingannya di dunia karena keunikannya, dan wajib berada dalam daftar tempat-tempat yang akan anda kunjungi …

Danau Diatas dan Danau Dibawah

Terletak di pinggir jalan raya Padang-Muaralabuh-Kerinci, Kabupaten Solok, Sumatera Barat. Di kawasan ini terdapat dua danau yaitu danau yang bernama Danau di Atas dan danau yang bernama Danau di Bawah.
Jika dari Pasar Simpang, di sini ada dua simpang, simpang di kanan dengan jalan menurun merupakan jalan ke Danau Diatas, di mana danaunya terlihat dengan jelas karena berada di bawah.
Sedangkan simpang lainnya yang berada di kiri merupakan jalan mendaki. Jalan ini menuju Danau Dibawah. Nama kedua danau yang kontradiktif dengan lokasinya ini, sering membuat pengunjung bertanya, kenapa danau yang terletak di atas bukit dinamakan Danau Dibawah, sedangkan yang berada di bawah bukit atau di bawah jalan dinamakan Danau Diatas.
Itu karena meski terletak di atas bukit, ketinggian permukaan air Danau Dibawah sama tingginya dengan dasar danau Danau Diatas.
Danau Diatas dengan luas 17,20 meter persegi, panjang 6,25 km dan lebar 2,75 km, permukaan airnya berada pada ketinggian 1.600 meter di atas permukaan laut (m dpl). Danau ini cukup dangkal, dengan bagian terdalam hanya 44 meter.
Sedangkan permukaan air Danau Dibawah berada pada ketinggian 1.566 mdpl. Artinya, permukaan airnya sama tinggi dengan dasar air Danau Diatas. Namun, danau yang memiliki luas 16.90 meter persegi, panjang 5,62 km dan lebar 3,00 km ini sangat dalam, yaitu 886 meter.
Danau ini juga disebut sebagai kawasan Danau Kembar karena kedua danau terletak berdampingan yang jaraknya hanya sekitar 300 meter. Kita bisa membuktikan kemiripan kedua danau dengan menaiki puncak bukit di antara Danau di Atas dan Danau di Bawah. Bukit tersebut masih bagian dari Bukit Barisan. Untuk berkeliling Danau di Atas, wisatawan bisa ikut kapal motor antar nagari yang biasa digunakan petani setempat. Tapi untuk Danau di Bawah, wisatawan tidak bisa berkeliling naik kapal.

Danau Pagaralam

Danau yang satu ini lain daripada yang lain. Bila biasanya air danau berwarna jernih, hijau atau biru maka di Danau Pagaralam ini airnya berwarna merah darah. Danau Pagaralam berlokasi di perbukitan Raje Mandare, di perbatasan antara Kota Pagaralam dan Kaur, Propinsi Bengkulu.
Danau seluas 6 hektar ini ditemukan pada tahun 2010 oleh masyarakat sekitar dan sempat membuat heboh karena warna airnya yang tak biasa itu. Ada hal unik mengenai air danau ini. Walau berwarna merah darah, namun saat kita mengambil airnya dengan tangan atau wadah maka airnya berwarna seperti air pada umumnya. Menurut warga sekitar, pada malam hari di lokasi sekitar danau ini akan tercium aroma pandan.
Keunikan lain yang ditawarkan Danau Pagaralam tidak hanya sebatas itu. Satwa yang ada di sekitar Danau Pagaralam pun juga mempunyai keunikan tersendiri, seperti ditemukannya kelabang raksasa dengan lebar 30 cm dan panjang 50 cm, kerbau memiliki sarang lebah di telinganya, beberapa burung terlihat memiliki ukuran yang cukup besar. Walaupun mempunyai penampakan yang tidak lazim, namun hewan-hewan tersebut tampak jinak.
Di sekitar danau terdapat banyak sisa-sisa bangunan yang diyakini sebagai sisa candi dari sebuah kerajaan di masa lampau. Hingga saat ini masih berlanjut penelitian yang dilakukan oleh para arkeolog mengenai hal tersebut.
Keberadaan obyek wisata yang menawarkan keunikan dan kemistisan ini patut kamu kunjungi bagi kamu yang menyukai tantangan. Kenapa? Karena lokasi Danau Pagaralam tergolong sangat sulit ditempuh. Persiapkan fisik dan perlengkapan sebelum menuju Danau Pagaralam. Sebaiknya membawa rekan yang berpengalaman dalam menjelajah hutan jika kamu sama sekali belum berpengalaman dalam menjelajah hutan karena untuk mencapai Danau Pagaralam kamu harus menyusuri hutan yang panjang.

Danau Kakaban

Danau Kakaban, adalah air laut yang terperangkap di Pulau Kakaban, Derawan, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, ditambah dengan air dari dalam tanah dan air hujan sejak 2 juta tahun lalu. Danau Kakaban merupakan danau prasejarah yaitu zaman peralihan Holosin. Luasnya sekitar 5 km², berdinding karang terjal setinggi 50 meter, yang mengakibatkan air laut yang terperangkap tidak lagi bisa keluar, menjadi danau.
Karena perubahan dan evolusi yang cukup lama oleh air hujan dan air tanah, air danau ini kemudian menjadi lebih tawar dibandingkan laut yang ada di sekitarnya. Perubahan ini berdampak juga pada adaptasi fauna laut yang ada di dalam danau itu. Ubur-ubur misalnya, karena terbatasnya makanan, akhirnya beradaptasi dengan melakukan simbiose mutualistis dengan algae. Algae adalah penghasil makanan dan harus memasak makanan dengan bantuan sinar matahari. Selama ribuan tahun danau di tengah laut ini tentu saja menciptakan suatu ekosistem tersendiri yang sangat unik. Danau kakaban saat ini merupakan habitat dari empat spesies ubur-ubur yang tidak menyengat. Nah, satu-satunya tempat dengan spesies ubur-ubur serupa di bumi adalah di Palau, Kepulauan Micronesia.

Danau Labuan Cermin

Danau Labuan Cermin terletak dekat dengan desa Batu Putih, kecamatan Biduk-biduk, Berau Kalimantan Timur. Danau ini memiliki pemandangan alam yang indah dan suasana yang masih alami, dengan airnya yang begitu biru, mengkilap seperti cermin, tak heran danau ini juga disebut Mirror Lake karena orang dapat melihat refleksi di atasnya.
Hal yang membuat danau Labuan Cermin berbeda dari danau kebanyakan adalah bahwa danau ini memiliki dua jenis air, yaitu air tawar dan air asin, dan kedua jenis air ini tidak bercampur. Inilah yang dikenal dengan fenomena Haloklin. Tidak hanya itu, dua jenis organisme air juga hidup di Danau ini.

Ikan air tawar hidup di permukaan Danau sedangkan ikan air asin hidup di dasar danau, karena kedua jenis air tidak bercampur. Batas air laut dan air tawar ini terlihat seperti awan lapisan di dalam danau. Lapisan yang seperti lumpur putih di danau diduga hasil dari dekomposisi organisme yang terjebak. Ketebalan lapisan air tawar dan air asin dapat berubah sesuai dengan pasang surut air laut.
Tapi pesona dan keindahan yang terletak di Labuan Cermin, kini mulai terganggu dengan kegiatan logging di sekitar danau yang mulai mengganggu kehidupan ekosistem dan kualitas air di lokasi.

Danau Satonda

Danau Satonda terletak di tengah pulau Satonda dan termasuk wilayah Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat. Dua ilmuwan Eropa bernama Stephan Kempe dan Josef Kazmierczak meneliti Danau Satonda pada tahun 1984, 1989 dan 1996. Hasil penelitian mereka menyebutkan bahwa Satonda adalah fenomena langka karena airnya yang asin dengan tingkat kebasaan (alkalinitas) sangat tinggi dibandingkan air laut umumnya. Keduanya berpendapat, basin Satonda muncul bersamaan dengan terbentuknya kawah tua yang berumur lebih dari 10.000 tahun lalu.

Berkaitan efek letusan Gunung Tambora, keberadaan danau air asin di kawah Satonda adalah salah satu dampak yang unik dan menarik untuk dikaji. Kawah Satonda menyerupai angka delapan dengan diameter masing-masing 950 meter (sebelah Selatan) dan 400 meter (sebelah Timur). Danau purba ini terbentuk dari letusan Gunung Satonda beribu-ribu tahun lalu. Gunung api Satonda konon berumur lebih tua dari Gunung Tambora, atau tumbuh bersamaan dengan beberapa gunung api parasit yang tersebar di sekeliling Tambora. Danau yang terbentuk di kawah Satonda dulunya terisi air tawar; letusan Gunung Tambora yang mengakibatkan tsunami mengantar air laut mengisi kawah tersebut dan mengubahnya menjadi danau air asin hingga hari ini

Danau Sentarum

Danau unik atau aneh lainnya adalah Danau Sentarum. Danau ini terletak di sebelah cekungan sungai Kapuas, yaitu sekitar 700 km dari muara yang menuju Laut China Selatan. Sebenarnya danau ini adalah daerah hamparan banjir (lebak lebung /floodplain). Karena letaknya berada di tengah-tengah jajaran pegunungan, kawasan ini menjadi daerah tangkapan hujan.
Danau Sentarum merupakan danau musiman. Saat musim penghujan Komplek Danau Sentarum akan terendam air akibat aliran air dari pegunungan di sekelilingnya dan dari luapan Sungai Kapuas. Tapi saat musim kemarau, Danau Sentarum menjadi hamparan kering dan terkadang ditumbuhi rumput seperti padang golf. Danau atau padang?

Danau Kelimutu

Taman Nasional Kelimutu merupakan taman nasional terkecil dari enam taman nasional di Bali dan Nusa Tenggara. Akan tetapi, ukuranya tidak begitu penting ketika Anda menyaksikan keindahan alam yang ditawarkan taman nasional ini. Di sini terdapat tiga danau yang terletak di puncak Gunung Kelimutu, ketiga danau tersebut memiliki nama yang sama dan popular dikenal sebagai Danau kelimutu. Setiap danau memiliki warna dan arti masing-masing. Ketiga danau itu diyakini merupakan tempat bersemayamnya roh-roh dan juga diyakini memiliki kekuatan alam yang sangat dahsyat.
Ada danau-danau lain di dunia ini yang airnya dapat berubah warna, namun semuanya dapat diprediksi. Sedangkan perubahan warna air Danau Kelimutu tidak dapat diprediksi. Kadang-kadang, warnanya bisa biru, hijau dan hitam dan lain waktu bisa berwarna putih, merah dan biru dan beberapa waktu yang lalu berwarna coklat tua.
Secara ilmiah perubahan warna Danau Kelimutu merupakan faktor kandungan mineral, lumut dan batu-batuan di dalam kawah dan juga pengaruh cahaya Matahari. Para ilmuwan yakin bahwa danau ini terbentuk dari erupsi gunung vulkanik pada zaman purba. Fenomena ini telah menarik perhatian para ahli geologi karena keberadaan danau yang memiliki tiga warna yang berbeda namun berada di gunung yang sama ini. Masyarakat lokal di Moni, yakin bahwa orang-orang yang tinggal di sekitar danau telah berbuat jahat dan meninggal.

Sabtu, 05 Januari 2013

Danau Leitisvatn, Danau di Atas Danau


Danau Leitisvatn mememiliki keindahan yang luar biasa selain indah danau ini juga memiliki keunikan yakni danau ini berada di atas danau. Sebuah danu yang terletak di Kepulauan Faroe, Denmark memiliki keindahan yang sangat luar biasa pemandangan danau Leitisvatn ini seperti danau yang ada di cerita dongeng. Danau ini sendiri memiliki lias mencapai sendiri 3,4 km persegi.



Selain keindahan yang sangat luar bisa danu Leitisvatn memiliki keunikan yang sangat unik jika dilihat sekilas mata maka danau Leitisvatn ini akan terlihat seperti danau yang berada di atas danau yang telihat seperti dua tingkat. Padahal ini hanyalah sebuah tipuan ilusi belaka sebab danau Leitisvatn yang berada hanya 30 mdpl ini memang terbelah dengan sebuah bukit. Jika Anda melihat dari posisi yang lebih tinggi, danau ini terlihat seperti memiliki dua tingkat. Ini karena bentuk bukit yang tingginya sekitar 100 meter tersebut agak tegak.


Keunikan dari danau Leitisvatn inilah yang membuat danau ini menjadi sangat terkenal sehinga banyak wisatawan datang ke danau ini untuk menikmati suasana alam yang indah dan melihat keunikan danau Leitisvatn ini. Tertarik untuk mengunjungi danau unik ini yang memiliki dua tingkat danau ?

5 Pulau Hewan yang ada di Indonesia


Bagi traveler yang bernyali, cobalah berkunjung ke 5 pulau di Indonesia ini. Di sana, ada alam yang masih perawan dengan satwa khas yang menjadi penghuni di tiap pulaunya, seperti monyet, ular laut, hingga kalong. Berani?

Indonesia punya 5 pulau yang menjadi habitat beberapa macam satwa. Pulau-pulau tersebut pun diberi nama sesuai dengan satwa yang menjadi penghuninya. Selain keunikannya sebagai rumah bagi para satwa, alamnya juga menarik untuk dijelajahi. Anda bisa trekking membelah hutannya hingga menyelami perairan yang sangat jernih. berikut 5 pulau di Indonesia yang dihuni oleh satwa:

1. Pulau Rinca, NTT

Dengan waktu sekitar 2 jam perjalanan laut dari Labuan Bajo, Anda akan tiba di Pulau Rinca, Flores Barat, NTT. Mayoritas yang tinggal di pulau ini adalah komodo. Ada lebih banyak komodo di Pulau Rinca daripada di Pulau Komodo!

Trekking menjelajahi savana dan perbukitannya menjadi kegiatan favorit traveler di sana. Sebabnya, saat itulah Anda akan bertemu Sang Naga Purba yang sedang berjalan atau sekedar diam. Tidak sulit untuk menemukan komodo di pulau ini. Dari bukit hingga di pantainya, hewan ini bebas berkeliaran ke mana saja.

Peraturan penting di pulau ini adalah wisatawan harus terus bersama ranger atau pemandu. Jangan pernah jauh dan taati setiap peraturan yang diberikan ranger saat perjalanan. Selain itu, wanita yang sedang haid dilarang menginjakan kaki di pulau ini. Sebabnya, penciuman komodo sangat tajam dan berpotensi untuk menyerang. Hii!

2. Pulau Biawak, Jawa Barat
Kalau NTT punya pulau berisi komodo, beda lagi dengan Pulau Biawak di Indramayu, Jawa Barat. Sesuai dengan namanya, pulau ini menjadi habitat bagi banyak biawak. Dengan hutan bakau di tengah pulaunya, tak heran banyak biawak yang menempati pulai ini. Ukurannya pun beragam, ada yang kecil, sedang, hingga besar. Wuih!

Dari Pelabuhan Indramayu, dibutuhkan 4-5 jam untuk menuju pulau yang menjadi rumah bagi biawak ini. Anda akan melihat reptil ini berkeliaran di pinggir pantai, di tengah hutan, hingga di perairannya. Anda harus tetap waspada saat bertemu hewan ini, meski mereka tidak agresif. Anda harus waspada terhadap sabetan ekornya!

Pulau Biawak juga memiliki alam yang eksotis. Perairan yang jernih di sekitarnya akan menggoda Anda untuk menyelam. Berbagai macam ikan laut dan karang-karang cantik akan Anda temukan di bawah airnya. Tidak ada manusia yang tinggal di pulau ini, hanya ada beberapa pemandu setempat. Anda pun bisa menyewa bungalow untuk bermalam di sana. Berminat?

3. Pulau Kembang, Kalimantan Selatan
Pulau Kembang terletak di tengah Sungai Barito, Banjarmasin, Kalsel. Meski berada di tengah sungai, pulau ini justru dihuni oleh ratusan monyet ekor panjang. Hutan rimbun dengan pepohonan tinggi menjulang menjadi rumah yang nyaman untuk satwa jenaka tersebut.

Dari pinggir dermaga, Anda akan melihat monyet-monyet yang sedang menunggu wisatawan datang. Memang, biasanya wisatawan yang datang ke sini selalu membawa makanan berupa pisang atau lainnya untuk hewan tesebut. Para monyet pun akan dengan sigap mengambil makanan dari tangan Anda. Monyet-monyet di sini tidak usil, tapi pastikan barang-barang berharga Anda tersimpan dengan benar di dalam tas.

Tingkah jenaka para monyet menjadi suguhan untuk wisatawan. Anda dapat melihat mereka yang sedang memanjat di pohon, menggendong anak, hingga bertengkar satu sama lain. Beberapa monyet pun akan memanjat ke bahu Anda. Akan tetapi, ada baiknya Anda tidak memasuki ke bagian hutan yang lebih dalam. Sebabnya, di sana lebih banyak monyet dan ukurannya pun lebih besar. Hii!

4. Pulau Kalong, NTT
Selain Pulau Rinca dan Pulau Komodo, ada satu lagi pulau di NTT yang dihuni oleh satwa. Terletak sekitar satu jam dari Labuan Bajo, Pulau Kalong menjadi rumah bagi ribuan kalong. Mereka bergelantungan di tiap pohon-pohon di hutan bakaunya dan terbang bersamaan saat hari memasuki malam.

Ups, ternyata wisatawan dilarang masuk ke dalam pulau ini. Sebabnya, Pulau Kalong juga menjadi rumah bagi banyak ular phyton atau sanca. Masyarakat setempat pun tidak ada yang berani masuk ke pulau ini. Meraka percaya, jika sekali masuk ke dalam pulau ini, maka akan sulit untuk keluar kembali.

Meski demikian, pulau ini juga mencuri hati traveler. Pukul 18.00-19.00 WITA adalah waktu yang terbaik untuk berhenti di depan pulaunya. Dari sana, ada ribuan kelelawar yang keluar dari pulaunya untuk menuju Pulau Flores. Pemandangan langit senja berwarna oranye dihiasi oleh kelelawar pun akan membuat siapa saja terkesima. Anda seolah sedang berada di sarang Batman!

5. Pulau Ular, NTB
Sesuai dengan namanya, pulau ini dipenuhi ratusan bahkan ribuan ular laut. Bayangkan saja, di pulau ini masih terdapat ratusan ular yang hidup di alam bebas tanpa pengamanan apapun!

Jangan takut! Konon, ular-ular di pulau ini sangatlah jinak. Tidak pernah sekali pun ada wisatawan yang terluka karena ular-ular di pulau ini. Ular-ular yang mendiami pulau ini sangat unik dan bersahabat dengan wisatawan. Tentu, berwisata ke pulau ini akan sangat menegangkan sekaligus menyenangkan.

Pulau Ular termasuk dalam daerah Pantai Oi Caba, NTB. Pulau ini pun menjadi daya tarik bagi wisatawan. Di sini traveler bisa memegang, berfoto, dan bermain dengan ratusan bahkan ribuan ular yang hidup di pulau ini. Kulitnya yang berwarna putih, perak dan hitam terlihat mengkilap karena tertimpa cahaya matahari. Berani?

Kelima pulau tersebut dapat menjadi destinasi perjalanan Anda selanjutnya. Ada rasa penasaran, eksotisme alam yang masih perawan, hingga jantung yang berdetak kencang saat melihat satwa tersebut dari dekat.

10 Tempat Geologis yang Menakjubkan


Diatas permukaan bumi ini adalah hasil dari kehidupan bumi itu sendiri, bumi memang terlihat terdiam namun sebenarnya ia hidup, dan terus menerus bergerak, ini dibuktikan dari fenomena alam berupa gempa bumi, nah hasil dari pergerakan bumi inilah yang membuat beberapa tempat memiliki bentuk dengan Pemandangan Alam yang sangat mengagumkan seperti di bawah ini.

10. Chocolate Hills (Philippines)

Terdiri dari sekitar 1,268 bukit berbentuk kerucut sempurna dengan ukuran hampir sama yang tersebar di area seluas lebih dari 50 km2. Merupakan formasi geologi yang sangat tak biasa, dinamakan Bukit Cokelat, berlokasi di Bohol, Filipina.

Ada beberapa hipotesa yang berhubungan dengan formasi bukit. Meliputi kerusakan batu kapur yang sederhana, sub-lautan vulkanik, dorongan dari dasar laut dan teori yang baru-baru ini yang mempertahankan prinsip bahwa sebagai gunung berapi aktif penghancur-diri, ia memuntahkan balok batu besar yang kemudian muntahan ini terlapisi dengan batu kapur dan belakangan didorong maju dari dasar laut.

9. Wave Rock (Australia)
Batu Ombak adalah sebuah formasi batu alami yang berlokasi di Australia Barat. Nama tersebut diperoleh dari kenyataan bahwa ia berbentuk menyerupai ombak laut yang tinggi. Seluruh bagian permukaan menutupi beberapa hektar, bagian “ombak” dari batu itu sekitar 15 meter tingginya dan kira-kira 110 meter panjangnya.

8. Hell Gate (Uzbekistan)
Disebut oleh orang setempat sebagai pintu menuju neraka, tempat ini terletak di dekat sebuah kota kecil Darvas di Uzbekistan. Saat ahli geologi melakukan pengeboran gas 35 tahun yang lalu, tiba-tiba mereka menemukan gua bawah tanah yang sangat besar.

Seluruh lokasi pengeboran dengan semua perlengkapan dan perkemahan terperosok masuk ke bawah tanah.

7. Giants Causeway (Ireland)
Sebuah daerah yang terdiri atas 40,000 batu vulkanis yang saling berhimpitan, Jalan Lintasan Raksasa adalah hasil dari ledakan lava vulkanik purba. Bertempat di timur-utara tepi laut Irlandia Utara, sebagian besar pilarnya berbentuk segienam, meskipun ada beberapa yang memiliki 4, 5, 7, dan 8 sisi.

Yang tertinggi berukuran 12 meter, dan lava yang telah mengeras di tebing bukit setebal 28 meter. Dalam sebuah jajak pendapat 2005 oleh pembaca Radio Times, Jalan Lintasan ini dijuluki sebagai keajaiban alam terhebat keempat di Inggris Raya.

6. Blue Lake Cave (Brazil)
Wilayah Mato Grosso do Sul di Brazil (dan khususnya kota sunyi Bonito) membanggakan dengan banyak danau bawah tanah yang mengagumkan: Gruta do Lago Azul, Gruta do Mimoso, Aquario Natural. Yang terkenal di dunia “Gruta do Lago Azul” ( Gua Danau Biru ) adalah sebuah gua alam yang bagian dalamnya terbentuk dari stalaktit, stalakmit, dan terdapat sebuah danau biru yang besar dan mengagumkan.

Keindahan dari danau ini benar-benar sesuatu yang mengesankan. Gua Danau Biru mempunyai keanekaragaman bentuk geologi yang besar tetapi yang paling utama berkesan adalah air berwarna biru tua yang berada di dalam danau.

5. Eye of the Sahara (Mauritania)
Daratan luas spektakuler di Mauritania, bagian barat-selatan gurun Sahara adalah sangat besar dengan diameter 30 mil yang dapat dilihat dari luar angkasa. Disebut struktur Richat – atau mata sahara – pada awalnya pembentukan ini diperkirakan disebabkan oleh tubrukan batu meteor, namun sekarang ahli geologi percaya itu adalah hasil dari peninggian tanah dan erosi. Penyebab dari bentuknya yang melingkar masih merupakan misteri.

4. Crystal Cave of the Giants (Mexico)
Ditemukan jauh di dalam sebuah tambang di selatan Chihuahua Mexico, kristal-kristal ini terbentuk di sebuah gua yang seluruhnya tertutup karang batu. Sebuah geodesi penuh dengan kristal yang mengagumkan setinggi pohon cemara, dan pada beberapa tempat sekelilingnya kristal tersebut ada yang berwarna sebening emas dan perak dengan berbagai rupa dan bentuk yang luar biasa.

3. Great Blue Hole (Belize)
Bagian dari sistem batu menara api, Lubang Biru besar terletak kira-kira 60 mil dari daratan diluar Belize, Amerika Selatan. Lingkaran lubang besar yang hampir sempurna mempunyai jarak lintas kira-kira seperempat dari 1 mil (0.4 km), ia merupakan salah satu tempat terjun paling menakjubkan yang ditemukan di Bumi. Di dalam lubang ini, terdapat air berjarak 480 kaki (145 m) dan kedalaman air memberikan struktur berwarna biru tua yang menyebabkan dunia menyebutnya sebagai “Lubang Biru”

2. Antelope Canyon. Arizona – USA
Merupakan jurang di Barat daya Amerika yang paling sering dikunjungi dan diabadikan gambarnya. Lembah Antelope ini bertempat di daratan Navojo dekat Page, Arizona. Ia meliputi 2 bagian lembah terpisah yang indah, masing-masing di sebut sebagai Jurang Antelope bagian atas – atau “The krack” – dan Jurang Antelope bagian bawah – atau “The Corkscrew”.

1. The Wave. Between Arizona and Utah – USA
Pemandangan bebatuan cadas merah yang memukau di perbatasan Arizona dan Utah. The Wave berasal dari bukit pasir berusia 190 juta tahun yang telah berubah menjadi batu. Formasi yang jarang dikenal ini hanya dapat dicapai dengan berjalan kaki melalui perjalanan sejauh 3 mil dan tanpa hambatan.